Senin, 17 Oktober 2016

KOMPUTASI

PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA


Manusia adalah makhluk sosial yang setiap saat menggunakan komunikasi di bebagai hal dalam kehidupan sehari. Komunikasi atau Communication berasal dari bahasa Latin Communis yang memiliki arti yaitu sama. Menurut Keith Davis komunikasi adalah proses penyampaian suatu informasi serta pengertiannya dari seseorang ke orang yang lain. Sedangkan menurut Lasswell, dalam komunikasi akan ada komunikator, audien, media, pesan, dan dampak dari pesan. Jadi dapat disimpulkan dari pengertian tersebut bahwa komunikasi adalah proses penyampaian berupa pesan atau informasi dari sebuah sumber (komunikator) kepada penerima (audien) yang menggunakan sebuah media karena adanya kesamaan dalam peyampaian ataupun penerimaan pesan sehingga menghasilkan dampak dari pesan tersebut. Terdapat dua bentuk komunikasi yaitu :
1. Intrapersonal Communication (komunikasi diri sendiri) adalah proses penyampaian                informasi dan perngetian terhadap diri sendiri.
2. Interpersonal Communication (komunikasi antar pribadi) adalah proses penyampaian             informasi dan perngetian antar dua orang atau lebih dalam sebuah kelompok.
3. Organization Communication(komunikasi antar kelompok) adalah dimana pembicara            memberi informasi ke orang yang banyak dalam suatu kelompok dengan cara yang                sistematis.

Tidak hanya bentuk komunikasi, ada juga terdapat jenis - jenis yang sering di pergunakan dalam berkomunikasi yang terbagi seperti  :
A. Menurut cara penyampaian
         ~   Komunikasi lisan berupa percakapan di telepon, dll
         ~   Komunikasi tertulis berupa surat, poster, naskah, dll
B. Menurut kelangsungan
     ~   Komunikasi langsung berupa dialog, konsultasi, dll
     ~   Komunikasi tidak langsung berupa chatting / sms, dll
C. Menurut perilaku
     ~   Komunikasi formal berupa seminar, rapat, konferensi, dll
     ~   Komunikasi informal berupa percakapan sehari – hari
     ~   Komunikasi nonformal berupa komunikasi tentang tugas dalam organisasi
D. Aliran informasi
     ~   Komunikasi satu arah
     ~   Komunikasi dua arah
     ~   Komunikasi ke atas
     ~   Komunikasi ke bawah
     ~   Komunikasi ke samping

Di dalam bidang perencanaan wilayah dan kota, bentuk komunikasi harus mempunyai sifat informatif yang persuasif agar penyampaian komunikasi ke audien menjadi lebih jelas serta masyarakat menjadi lebih tertarik tentang perencanaan yang di buat oleh seorang planner kedepannya. Bentuk komunikasi perencanaan berupa peta, dll. Peta adalah sebuah alat yang penyampaian informasi berupa bentuk permukaan bumi ataupun ciri suatu daerah yang di lihat dari atas dan juga memiliki skala tertentu. Sebuah peta sangat penting dalam bidang perencanaan wilayah dan kota dimana berfungsi sebagai media komunikasi yang membantu pekerjaan seorang planner untuk menentukan juga mempertimbangkan aspek – aspek yang terdapat di lingkungan tersebut  sehinga mampu merencanakan wilayah secara sistematis dan matang. Macam – macam peta dibagikan menjadi :
a.  Berdasarkan sifat
~      Peta topografi adalah peta yang menggambarkan rupa bumi meliputi gunung, sungai, garis pantai ,dll yang memiliki ketinggian yang sama yang disatukan sehingga membentuk garis - garis kontur.
~       Peta tematik adalah peta yang disajikan untuk keperluan tertentu seperti resiko bencana, ekosistem, daerah aliran sungai, dll.
 b. Berdasarkan Bentuk
~    Peta garis adalah peta yang menggambarkan bentuk bumi dimana berupa garis dan titik tertentu dalam suatu kenampakan bumi yang dihasilkan dari pengukuran  yang di ambil di lapangan.
~    Peta foto adalah peta yang menggambarkan bentuk bumi yang dibuat melalui foto udara.
 c.  Berdasarkan Skala
~   Skala besar
Skala dengan area yang kecil cakupannya dimana memiliki Skala  1 : 5.000 – 250.000 contohnya RDTR, siteplan, dll.
~   Skala sedang
Skala dengan area yang sedang serta dimana memiliki Skala di antara 1 : 250.000 – 500.000 contohnya RTRW Kabupaten.
~   Skala kecil
Skala dengan area yang lebih luas dimana memiliki Skala di antara 1 : 500.000 -1.000.000 contohnya RTRW nasional , dll.

Agar dalam pembacaan sebuah peta tidak terjadi kesalahan maka di dalam peta terdapat unsur – unsur yang sangat penting untuk meminimalisir hal tersebut yaitu :
a.  Judul adalah keterangan isi dan tipe peta yang terdapat di atas bagian peta.
b.  Orientasi peta adalah penunjuk arah mata angin yang umumnya menggunakan arah                   utara dan terletak di bagian luar garis peta.
c.  Skala adalah perbandingan ukuran jarak dengan keadaan aslinya.
d.  Legenda adalah penggunaan simbol – simbol terdapat dalam peta.
e.  Garis koordinat adalah letak wilayah dalam peta yang terdiri dari garis bujur dan                           lintang.
f.   Lattering adalah tata penulisan yang terdapat pada peta.
g.  Sumber dan Tahun pembuatan adalah bagian yang terletak di bawah kolom legenda                   dan di luar garis tepi.
h.  Garis tepi adalah garis yang dibuat untuk sebagai batas peta yang terdiri dari dua                      garis, garis luar lebih tebal dari garis dalam.
i.   Tata warna adalah masing –masing warna memiliki makna yang berbeda seperti                  warna biru untuk lautan, hijau untuk dataran,dll.
j.   Simbol adalah tanda yang digunakan untuk memudahkan pemahaman dalam                             pembacaan objek di peta misalnya simbol titik yang di gunakan sebagai simbol ibu                     kota, kecamatan, dll.

Produk perencanaan wilayah dan kota yang ada di Indonesia meliputi perencanaan spasial yang diatur dalam UU 26 tahun 2007 contohnya RTRWN (Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional), RTRWP (Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi), RTRW Kab / Kota, RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota), RTBL (Rencana Tata Bangunan Dan Lingkungan) dan untuk perencanaan non spasial terdapat dalam UU 25 tahun 2004 contohnya RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang), RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah), RKPD (Rencana Kerja Perangkat Daerah). Perbedaan visualisasi peda pada produk perencanaan yaitu dari visualisasi yang terdapat pada produk perencanaan ruang lingkup yang tergambar akan semakin terperinci dan jelas data wilayahnya.

Produk perencanaan tidak akan terealisasikan apabila belum di sebarluaskan ke khalayak publik oleh karena itu diperlukan media informatif untuk menunjang proses pemvisualisasian produk perencanaan wilayah dan kota. Software – software yang digunakan yaitu :
a. Autocad
    Perangkat lunak untuk menggambar objek 2 atau 3 dimensi. Autocad hanya                          menggambarkan tentang batas wilayah, kecamatan, jalan, sungai, dll

gambar a.1 tools autocad


gambar a.2 hasil autocad

b. Sketchup
    Perangkat lunak untuk mendesign objek 3 dimensi dengan mudah

gambar b.1 tools sketchup

gambar b.2 hasil sketchup

c. Arcgis
   Perangkat lunak untuk mengolah objek data geografis. Arcgis berisi tentang wilayah             industri, perdagangan, pemukiman, dll

gambar c.1 tools arcgis


gambar c.2 hasil arcgis

d. Corel Draw
        Perangkat lunak untuk pengeditan design grafis

gambar d.1 tools corel draw


gambar d.2 hasil corel draw


Sumber :

  1. Ghozali, Achmad . 2015 . Dasar – Dasar Komunikasi . Balikpapan : Institut Teknologi Kalimantan
  2. Ghozali, Achmad . 2015 . Dasar – Dasar Perpetaan . Balikpapan : Institut Teknologi Kalimantan
  3. Ghozali, Achmad . 2015 . Visualisasi Produk Perencanaan . Balikpapan : Institut Teknologi Kalimantan
  4. Rahayu, S, dkk . 2009 . Nuansa Geografi untuk SMA/MA XII . Jakarta : Pusat Perbukuan Nasional
  5. http://www.artikelsiana.com/
  6. https://id.wikipedia.org/wiki/
  7. https://mrobby.wordpress.com/tag/carl-i-hovland/
  8. http://www.bakosurtanal.go.id/peta-tematik/
  9. http://timelessplan.blogspot.co.id/
  10. http://www.anugerahdino.com/
.

Minggu, 28 Agustus 2016

Materi SPIn


Tata Kehidupan Kampus
Pemateri : Ibu Ajeng Nugrahaning Dewanti S.T, M.T, M.Sc


Maksud & Tujuan : Agar siswa mampu mengebangkan secara berkala dalam ilmu pengetahuan & teknologi yang di landasi oleh akhlak yang mulia.

Tata kehidupan kampus terdiri dari :
1. Kewajiban (pasal 5) & Hak (pasal 6)
2. Tata Krama :       
       1. Penyampaiaan Pendapat (pasal 8)
       2. Pergaulan (pasal 9)
            3. Komunikasi (pasal 10)
 4. Menggunakan E-mail (non pasal)
 5. Penampilan (pasal 11)
 6. Berorganisasi (pasal 12)
 7. Lingkungan (pasal 13)
3. Tata Tertib :  
       1. Penyelenggaraan kehidupan di kampus (pasal 15)
            2. Penyalahgunaan miras, narkotika, perjudian, senjata & bahan peledak
            3. Pelecehan seksual & pelanggarannya
 4. Larangan lainnya (pasal 27)
4. Penyelesaian Pelanggaran  :  
      1. Umum
           2. Khusus
5. Sanksi   : 
        1. Ringan
              2. Sedang
              3. Berat




Administrasi Akademik
Pemateri : Bapak Ariyadi S S.T, M.T


TPB (Tahap Belajar Bersama) : mata kuliah umum dalam 1 tahun max. 2 tahun dengan nilai min. C yang terdiri dari 36 sks.

Tahap Sarjana : di selesaikan s/d 14 semester dengan nilai min. C yang terdiri dari 108 sks

1 sks = 170 menit kegiatan / minggu / semester

Metode   :  1. 50 menit tatap muka, 60 menit terstuktur, 60 menit mandiri
                   2. 100 menit seminar, 70 menit mandiri
                   3. 170 menit pratikum

Paling sedikit 16 minggu (termasuk UTS & UAS)
Kehadiran tidak kurang 80%
Tidak ada semester pendek

Jenis kuliah :   
           1. TPB
2. Kuliah Umum
3. Wajib Dasar
4. Wajib Bersyarat
5. Kuliah Pilihan

Program Sarjana : 1. 144 sks dengan nilai min. C
                              2. Paling lama 7 tahun
                              3. Menyelesaikan tugas akhir
                              4. Toefl nilai min. 450 
                              
IPS (IP per semester) : sks x nilai numerik = total
                                      total / total sks = IPS
IPK (IP Komulatif)





Bidang Kemahasiswaan
Pemateri : Ibu Illa Rizianiza S.T, M.T


Mahasiswa :
1.     Civitas akademik yang mampu berfikir secara ilmiah, sistematis, terarah dan terukur
2.     Generasi muda yang terlatih, terpelajar, serta peka terhadap lingkungan
3.     Calon pemimpin bangsa yang berintegritas & berkarakter

Tugas Mahasiswa :
1.     Menimba ilmu
2.     Studi tepat pada waktu
3.     Memberikan umpan balik untuk institut bagi tujuan pendidikan

Pengembangan Mahasiswa :
1.     LKMM Pra Tingkat Dasar
2.     LKMM Dasar
3.     LKMM Menengah
4.     LKMM Tingkat Lanjut

LKMM  adalah Latihan Keterampilan Management Mahasiswa yang melalui beberapa seleksi yang ketat

Penalaran :
1.     Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM)
2.     On MIPA (Olimpiade)
3.     Mawapres (Mahasiswa berprestasi / prodi)
4.     Kompetisi lainnya

Minat Bakat   
1. Folks (bahasa asing)    5. Futsal             8. SAA (automotiv)
2. Basket                          6. Badminton     9. Mahatala (pencinta alam)
3. Robot                           7. Choir              10. dll
4. Kopma (koperasi mahasiswa)   

Sosma : 
              1. Kampung Binaan 
              2. SAFE (Smart & Fun Education) 
              3. On Location (Lingkungan)

Kesma : 1. Tutorial Akademik 
              2. Penanganan Beasiswa  
              3. Pendamping Mahasiswa 
              4. Seminar




LPPM (Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat & Kerjasama)
Pemateri : Bapak Dian Mart Shoodiqin S.Si, M.Si


Tri darma Perguruan Tinggi :  1. Pendidikan
                                                 2. Penelitian
                                                 3. Pengabdian Masyarakat

Tujuan LPPM  : 1. Melaksanakan tri darma,
                           2. Pengembangan potensi daerah SDA & SDM,
                           3. Penyelesaian masalah di bidang sains & teknologi,
                4. Menemukan & mematenkan inovasi baru

LPPM : 1. Dosen
  2. Tenaga Kependidikan
  3. Mahasiswa

Contoh LPPM di ITK :  
1. PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)
2. Automatic weather stasion
3. PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah)
4. Pemanfaatan air sungai sebagai pembangkit listrik ramah lingkungan
5. Lalu lintas denga fuzzy logic
6. Quadcopter sebagai pemantau kondisi hutan
7. Olahan buah naga,
8. Pengembangan ekowisata di sungai wain
9. Game base learning
10. Dll

Peran Mahasiswa dalam LPPM : 1. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
                                                      2. Program Hibah Bina Desa (PHBD)
                                                      3. Bakti Sosial
                                                      4. Tugas Akhir


Materi Pra SPIn

Pemateri I : Bapak Prof. Dr. Ir. H. Zairin Zain
Sesi 1

Banyak penduduk & daerah – daerah miskin lainnya di Kalimantan khususnya di Kalimantan Timur. Dari 3,6 juta penduduknya ada sekitar 6% penduduk miskin di daerah ini. Hal ini membuktikan bahwa masih ada daerah – daerah & penduduknya yang tertinggal.
Oleh karena itu pemerintah melakukan program – program untuk mengajukan serta menyejahterakan daerah tersebut. Seperti pemekaran wilayah Kalimantan Timur menjadi 2 bagian yaitu Kalimatan Timur & Kalimantan Utara. Sebelum pemekaran ini wilayah Kalimantan Timur memiliki 4 Kota & 10 Kabupaten. Namun setelah pemekaran ini yang di lakukan pada tahun 2012, untuk wilayah Kalimantan Timur memiliki 3 kota & 7 Kabupaten sedangkan di wilayah Kalimantan Utara terdiri 1 kota & 3 Kabupaten.
Salah satu program untuk memajukan daerah & penduduk yang tertinggal serta kurangnya pengetahuan khususnya di bidang teknologi. Oleh karena itu di usulkannya untuk membentuk sebuah Perguruan Tinggi di daerah Kalimantan ini. Perguruan Tinggi itu diberi nama Institut Teknologi Kalimantan atau ITK. Dan walikota Balikpapan siap menyediakan lahan untuk Perguruan Tinggi ini. Namun ada beberapa kendala yang di alami di awal pembentukan kampus ITK ini yaitu pembebasan lahan yang masih susah karena pemilik – pemilik lahan tersebut menawarkan harga yang sangat tinggi dalam menjual tanah mereka. Dan pada akhirnya pemerintah memilih pembangunan Kampus ITK ini di dusun Karang Joang, Balikpapan Utara. Pada tahun 2015 Kampus ITK ini telah resmi di berdiri di Balikpapan dengan menerima siswa – siswi dari berbagai daerah di Kalimantan bahkan ada yang dari luar daerah mendaftar di Kampus ini. Selain membangun kampus ITK pemerintah juga membangun Perguruan Tinggi untuk penggemar seni dan budaya yaitu Institut Seni & Budaya Indonesia atau ISBI. Kampus ini terletak di ibukota Kalimantan Timur yaitu di Tenggarong. Meskipun kedua Insitut ini terbilang baru namun keduanya telah menerima mahasiswa dari tahun sebelum – sebelumnya. Untuk ITK menerima di tahun 2012 yang di titipkan di kampus ITS Surabaya & untuk ISBI Kaltim menerima siswa – siswi di tahun 2012 yang di titipkan di ISI Yogyakarta.
Selain Program di atas pemerintah juga membangun jalur kereta api di daerah Kalimantan. Proyek pemerintah ini bekerja sama dengan pihak asing yaitu pihak Rusia. Oleh karena itu sudah ada perwakilan 200 orang mahasiswa dari Kalimantan untuk belajar di negeri Beruang Merah itu. Mereka semua mendapatkan beasiswa full dari pemerintah untuk berkuliah di sana. Untuk jalur yang akan di buat nantinya yaitu melewati Kalimantan Tengah menuju Kalimantan Barat, Kalimantan Barat menuju Kalimantan Selatan, Kalimantan Selatan menuju Kalimantan Timur, Kalimantan Timur menuju Kalimantan Utara. Dan di wilayah Kalimantan Selatan sedang melakukan studi kelayakan seperti AMDAL.
Ada juga program lainnya yaitu beasiswa. Beasiswa ini di peruntukan bagi mereka – mereka yang membutuhkan dana dalam bidang ilmu pengetahuan maupun teknologi. Beasiswa ini di lakukan di setiap tahunnya. Namun akhir – akhir ini ada beberapa beasiswa yang kuota penerimaannya di kurangi karena anggaran dari pemerintah pusat tidak mencukupi. Ini mengakibatkan persaingan yang ketat bagi putra – putri daerah khususnya di Kalimantan sehingga banyak yang tidak mendapatkan beasiswa.
Berikut 9 Harapan Presiden JOKOWI – JK :
1. Melindungi segenap bangsa tanpa terkecuali
2. Membangun nama baik pemerintah yang bersih
3. Membangun Indonesia mulai dari kota pinggiran
4. Menjaga keutuhan negara
5. Meningkatkan kualitas pendidikan
6. Meningkatkan kualitas masyarakat dalam daya saing pasar internasional
7. Mewujudkan kemandirian ekonomi
8. Melakukan revolusi karakter bangsa
9. Memperteguh ke-Bhineka-an